Kamis, 19 Maret 2015

Meskipun diantara kita sudah tidak asing lagi dalam penggunaan laptop, namun masih banyak sekali kesalahan-kesalahan fatal yang harus kita ketahui dalam hal penggunaannya karena penggunaan yang tidak prosedur dapat mengakibatkan kerusakan dini. Kerusakan pada laptop sangat mengganggu produktivitas penggunanya, tugas pekerjaan yang tertunda, kinerja laptop yang kurang optimal, data- data penting yang hilang, dan lain-lain. Terbukti, hasil survei salah satu perusahaan laptop terkemuka di Korea menyatakan bahwa 68% kerusakan laptop disebabkan oleh kesalahan penggunaan dan perawatan. Berikut ini adalah hal - hal yang harus dihindari pada saat menggunakan laptop :


  1. Memasang / menginstal software yang belum jelas keamanannya. Banyak software gratisan yang tersebar luas di internet, namun tidak sedikit pula yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada laptop kita. Bila kita hendak memasang software, hendaknya scan dahulu software – software   yang telah anda download sebelum anda menginstalnya, Karena virus, worm dan threat - thread lainnya paling suka menginfeksi software sebagai media penyebarannya.
  2. Memangku laptop pada saat menggunakannya. karena lubang ventilasi laptop bisa tertutup dan menyebabkan overheat pada laptop. Akibatnya umur laptop menjadi berkurang secara signifikan.
  3. Memakai laptop di atas permukaan yang lunak seperti karpet, sofa dan tempat tidur yang sering kita gunakan sebagai alas saat menggunakan laptop. Hal itu bisa terjadi karena ventilasi laptop akan tersumbat sehingga udara panas dari dalam laptop tidak bisa ditransfer keluar.
  4. Menyalakan laptop tanpa baterai. Ini yang paling sering dilakukan orang - orang karena sangat mungkin terjadi  perubahan tegangan listrik secara spontan tanpa adanya kendali baterai sebagai stabilisator, apalagi terjadi mati listrik secara tiba – tiba tanpa adanya energi listrik cadangan dari baterai.
  5. Meletakkan minuman atau bahan – bahan cair lainnya di dekat laptop. Dikhawatirkan cairan tersebut tanpa sengaja tertumpah di laptop dan membuat laptop anda crash atau konsleting yang dapat mengakibatkan laptop anda mati total.
  6. Seringnya menggunkan port USB  sebagai charge, karena semakin besar daya / ampere yang dibutuhkan oleh gadget yang kita charge, maka semakin panas komponen dan perangakat lainnya yang berhubungan dengan port USB tersebut. 



Itulah beberapa hal utama yang harus kita hindari pada saat menggunakan laptop. Semoga bisa menjadi acuan kita dalam hal pemakaian laptop yang sesuai prosedur.

Sum : Service Center
Editor : Rudi Tralala

Posted on 01.46 by Istana Service & Entertainment

No comments

Jumat, 13 Maret 2015

Saat laptop running baik untuk pemakaian yang lama maupun singkat kadangkala laptop hang, ciri khasnya, pointer mouse tidak berjalan apabila digerakkan, cursor tidak berkedip, apabila ditekan tombol caps lock dan num lonya ck, lampu indikatornya tidak menyala.

Penyebab laptop hang bisa jadi karena motor hardisk lemah atau bad sector/cluster, virus, pendingin prosesor / cooling fan tidak bekerja sebagaimana mestinya karena kotor, akibat nya penyebaran panas pada heat sink tidak merata. Kadang kala juga laptop mati dengan sendirinya tetapi beberapa saat kemudian bisa berfungsi normal seperti biasa. Hal itu berarti kipas pendingin prosesor mati atau tidak bekerja secara optimal. Penyerapan panas tidak merata menyebabkan suhu yang tinggi pada prosesor, dan mengirimkan pesan kepada IC pengontrol suhu untuk mematikan laptop sementara.

Solusinya : apabila ada masalah di hardisk bisa dilakukan dengan memformat hardisk low level misal MaxLLF. Inipun cara yang sedikit membantu, minimal menghapus bad sector.

Untuk menangani overheat bisa dengan jalan membersihkan fan dan jalur ventilasinya secara berkala.

Seringkali kerusakan pada notebook/ laptop terjadi karena hardware protect error ( system proteksi) yang memang dirancang oleh hardware manufacture untuk melindungi hardwre terhadap kerusakan
( contoh: intel chipset pada temprature diatas 60′ celcius akan memutuskan arus/ mematikan dirinya untuk menghindari over heating)

Sebelum menyimpulkan kerusakan hardware pada notebook/ laptop anda alangkah baiknya melakukan standard analisa kerusakan .

Beberapa gejala yang timbul pada saat notebook memproteksi dirinya dari over heating:

MASALAH 1. Led power menyala layar tidak tampil
  1. Dinginkan sesaat notebook
  2. Cabut batery, nyalakan menggunakan ac adapter
  3. Buka cover( bahagian bawah laptop) memori slot.lepaskan memory kemudian pindahkan ke slot yang lainnya( kalau ada dua slot memory) untuk beberapa jenis laptop yang hanya mempunyai satu slot memori, lepaskan memori dan pasang kembali.
  4. Buka cover hardisk, lepaskan hard disk dan coba hidupkan kembali.Sebagian notebook. procesor dapat di lihat hanya dengan membuka cover bahagian bawah, dapat pula mencoba step 
  5. Pasang kembali dan coba hidupkan kembali. Jika kelima tahapan tersebut diatas sudah dilakukan tetapi notebook masih belum kembali normal, barulah kita dapat menyimpulkan ada masalah dengan hardware notebook anda.

Kerusakan teringan dari gejala tersebut diatas adalah kerusakan pada memory/ sodim.anda cukup mengganti dengan memory yang baru.

Ada beberapa kemungkinan kerusakan yang terjadi akibat gejala-gejala tersebut diatas:

1.Prosesor ataupun power pendukungnya( APPN)
2.VGA chip ( APPN)
3.Motherboard chip ( APPN)
4.Bios chip( ic epromer)

MASALAH 2.Tidak ada led ( indicator lamp) tidak menyala sama sekali.

Gejala ini timbul akibat tidak adanya tegangan( arus listrik) yang masuk atau terputusnya tegangan diakibatkan kerusakan pada component power. Sebelum menyimpulkan kerusakan pada component power sebaiknya anda melakukan analisa ringan yang bisa anda lakukan sendiri.
  • Ganti Adapter/ kabel power dengan yang sejenis untuk memastikan kerusakan tejadi pada adaptor/ kabel atau pada laptop anda.
  • Lepaskan Battery .untuk memastikan tidak ada gangguan yang terjadi akibat kerusakan pada battery laptop anda.
  • Perhatikan led ( indacator lamp) pada adapter apakah menyala normal atau berkedip-kedip (drop) . jika ini terjadi, sudah dapat dipastikan masalah terjadi pada ic component power laptop anda.
Sum : Raja Service
Editor : Rudi Tralala 

Posted on 01.08 by Istana Service & Entertainment

No comments

Rabu, 11 Maret 2015

Dengan menghemat pemakaian listrik tentunya akan dapat berpengaruh pada penghematan listrik secara global. Pemakaian kulkas yang baik dapat menghemat listrik anda. Lemari es, kulkas atau freezer atau pendingin sudah barang yang lazim kita temui di rumah-rumah. Sehingga bila banyakdari para pemakai kulkas ini yang melakukan penghematan tentunya akan memberikan kontribusi yang cukup besar untuk penghematan listrik. Berikut ini merupakan tips atau cara yang dapat anda gunakan untuk melakukan penghematan listrik 

1. Matikan kulkas atau pendingin bila dalam kosong

Bila kulkas atau pendingin anda dalam keadaan kosong, untuk apa dibiarkan dalam hidup? Matikan saja. Anda sudah pasti akan hemat listrik.

2. Cabut atau matikan saklar kulkas bila aliran listrik padam atau tidak digunakan

Hal ini untuk menghindari “penyedotan” daya secara tiba-tiba bila aliran listrik anda menyala kembali ataupun adanya hubungan singkat, lonjakan tegangan drastis (terkena petir)

3. Jangan membuka tutup kulkas terlalu lama


Setelah selesai menggunakan kulkas tutuplah pintu kulkas dengan benar / rapat.Selain itu, jangan membiarkan pintu kulkas terbuka terlalu lama.
Bila anda membuka tutup kulkas terlalu lama maka suhu di dalam kulkas akan berubah dan pengatur suhu kulkas akan memerintahkan kulkas anda untuk bangun dari status standby dan agar kembali bekerja mendinginkan kulkas.

4. Setting pengatur suhu kulkas anda agar sesuai dengan isi kulkas.

Perhatikan apa yang anda simpan dalam kulkas. Atur tingkatan suhu kulkas agar sesuai dengan apa yang ada didalamnya.

5. Hindari menaruh makanan atau minuman yang masih panas di dalam kulkas

Jangan menaruh makanan atau minuman atau apapun dalam keadaan panas di dalam kulkas. Hal ini akan mempengaruhi suhu di dalam kulkas secara drastis dan akan dapat berakibat merusak kulkas.

6. Tempatkan kulkas jauh dari sumber panas dan dinding

letakkan kulkas jauh dari sumber panas, selain itu beri jarak minimal 15 cm dari dinding agar panas yang dihasilkan oleh kulkas dapat dibuang / dikeluarkan dengan sempurna.

7. Bersihkan kulkas secara rutin.

Dengan membersihkan bunga es yang ada pada kulkas secara rutin, maka kondisi kulkas anda akan selalu dalam keadaan rutin. Matikan pada saat kulkas akan dibersihkan. Jangan menggunakan alat bantu untuk mencungkil bunga es, biarkan saja es tersebut mencair.

8. Matikan kulkas bila anda hendak bepergian untuk waktu yang cukup lama.

Bersihkan kulkas dan biarkan dalam keadaan mati bila anda hendak pergi untuk waktu yang cukup lama.

Sum : Service Elektronik
Editor : Rudi Tralala

Posted on 20.46 by Istana Service & Entertainment

No comments